Cara Membuat Kabel LAN dengan Mudah

Membuat kabel LAN adalah salah satu teknik dasar yang penting untuk dipelajari dalam dunia jaringan. Walau saat ini jaringan nirkabel lebih populer dan penggunaan kabel LAN sudah jarang digunakan, namun keberadaannya masih tetap dibutuhkan untuk menghubungkan access point ke perangkat modem. Beberapa komputer dan perangkat jaringan juga masih memerlukannya agar bisa terkoneksi dengan internet.

Apa Saja Peralatan yang Dibutuhkan?

Sebelum mulai proses pembuatan kabel LAN, Anda perlu menyiapkan beberapa peralatan berikut ini.

1. Kabel UTP

Kabel UTP

Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) adalah jenis kabel yang digunakan untuk membuat kabel LAN. Kabel ini mampu melakukan transmisi data dengan kecepatan mencapai 100 Mbps. Dalam setiap bungkus kabel UTP, terdapat 8 kabel dengan warna berbeda-beda. Setiap kabelnya memiliki fungsi yang berbeda pula. Jika dirawat dengan baik, kabel UTP dapat digunakan hingga bertahun-tahun.

2. Konektor RJ-45

Konektor RJ-45

Konektor RJ-45 merupakan port atau penghubung yang nantinya dipasang di kedua ujung kabel UTP, sehingga kabel LAN dapat terhubung dengan kedua perangkat. Konektor RJ-45 tidak hanya dapat digunakan dalam topologi jaringan LAN saja, namun juga tipe jaringan lain.

3. Tang Crimping

Tang Crimping

Tang crimping merupakan tang khusus yang digunakan untuk memotong dan menghubungkan kabel. Bagian pegangannya biasanya terbuat dari plastik atau karet agar lebih nyaman saat digunakan. Tang crimping sangat berguna dalam urusan perkabelan. Pastikan Anda memotong kabel UTP menggunakan tang ini, bukan tang perkakas atau gunting, ya.

4. LAN Tester

LAN Tester

LAN tester digunakan untuk mengecek koneksi sambungan dan memastikan rangkaian kabel LAN sudah terpasang dengan benar. Terdapat delapan lampu yang mengindikasikan berfungsi atau tidaknya kabel.

Langkah-langkah Pembuatan Kabel LAN

Rangkaian kabel LAN terbagi dalam dua jenis, diantaranya yaitu Kabel LAN Straight dan Kabel LAN Cross. Keduanya memiliki susunan warna dan fungsi yang berbeda. Jika Kabel Straight berfungsi menghubungkan dua perangkat berbeda jenis, maka Kabel Cross berfungsi menghubungkan dua jenis perangkat yang sama.

Adapun langkah-langkah pembuatan kabel LAN dapat diuraikan sebagai berikut.

1. Langkah pertama, kupas sepanjang 2 inch pada masing-masing ujung kabel UTP secara hati-hati. Setidaknya ruas kabel didalamnya dapat terlihat dan Anda tata susunannya.

2. Langkah kedua, tata dengan benar kedelapan ruas kabel sesuai dengan keinginan Anda ingin membuat Kabel Straight atau Kabel Cross. Pastikan ruas kabel tertata dengan lurus dan rapi. Ini akan memudahkan Anda ketika memasukkannya ke konektor RJ-45.

3. Langkah ketiga, potong bagian ujung ruas kabelnya menggunakan tang crimping untuk memastikan keduanya lurus dan memiliki panjang yang sama.

4. Langkah keempat, masukkan kedua ujung kabel kedalam masing-masing konektor RJ-45 dengan tetap memastikan urutannya tidak berubah. Pastikan ujung kabelnya masuk hingga mentok sehingga dapat dijangkau pengunci tembaga didalam konektor.

5. Langkah kelima, lakukan seperti langkah kelima pada ujung kabel lainnya.

6. Langkah terakhir, lakukan pengecekan kabel LAN yang telah dibuat pada LAN tester. Caranya sangat mudah. Anda hanya perlu mencolokkan kedua ujung kabel pada LAN tester. Jika kedelapan lampu yang terdapat pada tester menyala, itu berarti Anda telah berhasil dan kabel dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Nah, itulah beberapa langkah singkat untuk membuat sendiri kabel LAN Anda. Sangat mudah, bukan? Bagi orang yang pertama kali mencoba, biasanya akan merasa kesulitan ketika menyusun dan memasukkan kabel kedalam konektor RJ-45. Walau terdengar mudah, pastikan Anda melakukannya dengan benar, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *